Novel Fantasi

Penyihir-Kota-Kembang.jpg
Penyihir Kota Kembang

Dahulu kala zaman baheula pisan, penyihir datang ke Tatar Pasundan Purwa. Ada yang bilang mereka datang untuk keajaiban di tanah kami, karena seperti yang dikatakan oleh Martinus Antonius Wesselinus

nona.jpg
Bukan Nona Sihir

Sejak mendapat warisan sebuah pensil berukir kepala naga dari mendiang Kakek, aku dan murid-muridku mengalami banyak keanehan. Mulai dari terlempar ke masa lalu, menjadi seekor lalat, menjelma

Serum_Sesi_Pandemi-Crop_jpg.png
Serum Sesi Pandemi

Novel ini menceritakan sebuah perjalanan epik yang harus dilakoni oleh beberapa orang penyintas kemanusiaan dalam mengelakkan pandemi berbahaya yang berpeluang besar menjadi katastropi berskala major

Kamp_13.jpg
Kamp 13

45 tahun dari sekarang, bumi yang kita kenal jauh berbeda. Krisis sumber daya membuat kehidupan manusia berubah. Wabah merajalela. Segala sesuatu dikendalikan oleh

NTB.jpg
Negeri Tulang Belulang

Dunia tidak pernah sepi dari peperangan. Selalu saja ada pertumpahan darah di mana-mana. Entah apakah ini merupakan sebuah cara untuk tetap menyeimbangkan populasi manusia, atau memang karena nafsu