Sinopsis

Dunia tidak pernah sepi dari peperangan. Selalu saja ada pertumpahan darah di mana-mana. Entah apakah ini merupakan sebuah cara untuk tetap menyeimbangkan populasi manusia, atau memang karena nafsu angkara adalah sifat dasar manusia yang bisa berujung pada saling memusnahkan.

Namun peperangan yang terjadi kali ini, jika terjadi, akan menjadi semacam genosida bagi umat manusia. Setelah traktat nuklir disepakati dan senjata pemusnah massal tersebut beramai-ramai dimusnahkan, termasuk juga larangan keras penggunaan senjata biologi, maka muncullah pasukan-pasukan hasil rekayasa genetika yang dibuat di pulau terpencil dan tersembunyi.

Pasukan yang disebut pasukan kematian ini mempunyai kemampuan yang mengerikan. Apabila kemudian diproduksi secara masif dan dipergunakan sebagai alat perang, maka tidak terbayangkan betapa kehidupan akan sangat terancam.

Sebuah tim ekspedisi secara tidak sengaja terdampar di pulau antah berantah tempat semua itu berlangsung. Bisa dibayangakan bagaimana mereka harus survival. Selain menghadapi keanehan demi keanehan yang menakutkan di sekumpulan pulau-pulau tersebut, juga harus berbenturan dengan konspirasi tingkat tinggi dari perusahaan-perusahaan sinting yang mencoba menciptakan neraka di bumi ini.

 

CHAPTER
  1. Terdampar
  2. Sungai Raksasa
  3. Niagara Kedua
  4. Padang Tulang-tulang
  5. Pantai Penuh Lava
  6. Badai
  7. Kapal Karam
  8. Laboratorium Penelitian
  9. Skenario Mengerikan
  10. Pasukan Kematian
  11. Pulau Persembunyian
  12. Bio Research
  13. Bidadari Kematian
  14. Eksplorasi Pulau Tengkorak
  15. Kepala Laboratorium Sandra
  16. Kedatangan Bidadari Kematian
  17. Eksplorasi Kedua
  18. Pertarungan
  19. Melarikan Diri
  20. Kelelawar Pemangsa
  21. Pulau Neraka
  22. Silva Predonum
  23. Pertemuan di Ngarai Kematian
  24. Lolos dari Maut
  25. Muara Perburuan
  26. Pulau Neraka Membara
  27. Menantang Badai Laut Utara
  28. Pemangsa Laut Dalam
  29. Tertangkap!
  30. Fallen Genetic
  31. Lumpuhnya Bio Research Lapangan!
  32. Vardo, Semenanjung Skandinavia