Sinopsis

Sintren hanya bisa diperankan oleh seorang gadis yang masih suci. Gadis itu dimasukan ke dalam kurungan ayam dalam kondisi terikat tanpa dandanan. Setelah itu sang pawang memanggil roh Dewi Lanjar. Dalam hitungan menit, kurungan kemudian dibuka. Ajaib! Gadis di dalamnya sudah berdandan layaknya penari lengkap dengan pakaiannya.

Sang gadis yang sudah dirasuki arwah gaib Sulasih melalui Dewi Lanjar lalu menari dengan anggun. Sampai sekarang kesenian tradisional yang dilatarbelakangi tragedi cinta Sulasih – Sulandono masih eksis di daerah pantai utara (Pantura) Jawa Tengah.

Lasih merupakan salah satu penari sintren terkenal di Pantura. Bersama grup sintren “Kemuning Senja” pimpinan Ki Bano- ayahnya, Lasih sering mendapat order pada acara-acara di Kabupaten Cirebon, Indramayu hingga Tegal dan Banyumas. Hal itu membuat grup sintren lainnya terutama Ki Sandireja- pemilik grup Sintren “Sekar Malam”, merasa iri.

Lasih kemudian diperkosa oleh preman kampung. Lasih sangat terpukul, terlebih Ki Bano. Karena sudah tidak perawan, Lasih pun tidak bisa menjadi penari sintren. Namun Ki Bano membuat keputusan nekad. Ia merahasiakan soal kasus perkosaan dan memaksa Lasih tetap menjadi sintren saat pentas di alun-alun kabupaten.

Ketika pertunjukan berlangsung, terjadilah malapetaka. Roh Sulasih yang merasuk dalam diri Lasih tidak bisa keluar. Sulasih terperangkap selamanya dalam badan Lasih. Hanya Sulandono yang bisa membebaskan tubuh Lasih dari roh Sulasih. Persoalannya, Sulandono sudah ratusan tahun lalu meninggal dunia.

Lasih pun mengembara dalam kegaiban, mencari pasangan jiwanya.

“...sintren getun ayo temurun na
menarilah terus
di kampung hatiku yang sepi…”

CHAPTER
  1. Prolog
  2. Lasih
  3. Pentas
  4. Juragan Tirta
  5. Arya
  6. Padepokan Kemuning Senja
  7. Ki Sandireja
  8. Mendung Menggayut
  9. Petaka
  10. Lasih Hilang
  11. Pengkhianatan
  12. Kenekadan Ki Bano
  13. Mengantar Raden Sulandono
  14. Pulang ke Istana
  15. Bertemu Lasih
  16. Bertemu Romo
  17. Dewi Lanjar
  18. Tabir Pekat
  19. Dua Alam
  20. Dendam Masa Lalu
  21. Kembalinya Lasih
  22. Epilog