Pemenang Lomba Menulis Tempat Angker

Ilustrasi/Ist

Meski secara asupan naskah, jumlah peserta lomba Tempat Angker dengan kategori Jelajah cukup menggembirakan, namun sayangnya banyak yang kurang jeli menangkap semangatnya.

Ada juga yang salah kategori atau tidak mencantumkan frasa Tempat Angker di akhir tulisan.

Tema lomba kali ini lebih menonjolkan unsur lokasi yang ada di sekitar kita dengan segala cerita misterinya. Entah peristiwa nyata, pengalaman pribadi, legenda atau sekedar “katanya” tanpa mengesampingkan unsur “horornya”.   

Namun penekanannya tentu bukan pada tempat yang sudah terkenal, apalagi ceritanya juga sudah banyak dijumpai di internet.

Seperti pernah disampaikan dalam perbincangan di grup WA, sebagai platform baru, Risalah Misteri membutuhkan asupan naskah yang segar, baik dari segi konten maupun cara penulisannya agar bisa bersaing dengan web-web besar yang telah lebih dulu eksis.

Jika Risalah Misteri memuat cerita tentang keangkeran Borobudur, legenda Sangkuriang, atau mitos Batu Tegi, pasti kalah, Risalah Misteri belum siap berebut topik tersebut di laman pencarian Google.

Risalah Misteri akan terlebih dahulu menyisir dari cerita-cerita “pinggiran” sebelum kelak bertarung dengan web-web besar di tema-tema favorit.

Semoga pada tema-tema berikutnya, hal itu dapat lebih dipahami.

Dan inilah pemenang lomba tema Tempat Angker kategori Jelajah.

Juara 1 berhak atas hadiah Gopay Rp 350.000

Diganggu Hantu Budeg di Tempat Angker Terowongan Stasiun Cawang

Juara 2 berhak atas hadiah Gopay Rp 250.000

Menyibak Misteri Keangkeran Reungas Pengantin

Juara 3 berhak atas hadiah Gopay Rp 200.000

Legenda Safitri dari Ketangi

Dan 5 karya terbaik yang berhak mendapat Gopay @Rp 50.000

Dam Paingan Tempat Misteri Peninggalan Zaman Belanda

Kisah Misteri Villa Merah Bersimbah Darah di Cukul Pangalengan

Gerumbul

Krajan, Mistis yang Lahir dari Kenangan Manis

Rumah Kosong Mengundang Hantu

Sedikit catatan dari Dewan Juri (Bang Dizzman) untuk Juara 1.

Naskah Hantu Budeg bukan hanya cerita yang dialami sendiri, namun lokasinya juga belum dikenal sebagai daerah angker, minimal belum banyak ditulis di internet. Tidak seperti Terowongan Casablanca, Stasiun Bintaro, atau Menara Saidah. Jadi masih sangat fresh. Unsur horornya cukup terjaga dengan tutur cerita yang mengalir.

Satu-satunya kelemahan cerita ini adalah endingnya yang terlalu cepat. Dua tiga peragraf lagi untuk mendramatisir sosok hantu dan menggambarkan lokasinya, akan menjadikan cerita yang lebih sempurna.   

Selamat kepada para pemenang. Seluruh hadiah akan dikirim paling lambat 3 (tiga) hari setelah pengumuman ini.

Terima kasih kepada Sobat Rimis yang telah berpartisipasi. Masih ada lomba-lomba dengan tema dan hadiah lebih menarik.

Jangan lelah untuk terus berkarya.

Salam hangat