Legenda Safitri dari Ketangi

Ilustrasi, youtube mtjj dan koleksi pribadi

Legenda Safitri Dari Ketangi

Kerajaan Safitri adalah legenda yang masih jaya dari masa ke masa. Konon, sosok wanita yang bernama Safitri itu menghuni satu kerajaan tak kasat mata dan memiliki brankas atau disebut juga bank ghaib, yang menawarkan kecukupan duniawi. Bank ghaib tersebut berisikan lembaran uang serta perhiasan emas dan permata yang menyilaukan mata para pecinta dunia.

Lokasi Kerajaan Safitri sendiri berada di salah satu desa di Kabupaten Nganjuk, yaitu Desa Ketangi, tepatnya Dusun Kurung Lor. Keberadaan lokasi tersebut sudah di kenal sejak zaman dahulu kala. Bahkan, program sebuah stasiun televisi, 'Mister Tukul Jalan-jalan' pernah menyambangi dan membuktikan sendiri kebenaran adanya kerajaan ghaib tersebut.

Lokasi yang terkenal akan kemistisannya itu ramai pengunjung sejak tersebarnya berita kesembuhan warga yang bertahun-tahun menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Dokter dan dukun telah didatanginya. Namun, tak satu pun yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut hingga datanglah seorang lelaki dalam mimpinya. Sosok misterius tersebut tanpa berbicara panjang lebar menunjukkan arah untuk dia kunjungi, tak lain adalah Kerajaan Safitri. 

 


 
Kerajaan dengan bank ghaib yang dihuni mahkluk astral hingga beranak-pinak itu, pada siang hari hanya tampak sebagai gerombolan pohon bambu yang tumbuh liar. Lokasinya pun berada di tengah-tengah pemukiman warga, tepatnya berada di sekitar persawahan. Jarak 100 meter sebelah barat sudah perumahan warga. Namun, pada malam hari, daerah kekuasaan Safitri terasa mencekam. Semilir angin malam membuat sekumpulan pohon bambu melambai-lambai, hingga deritnya terdengar bak tawa cekikikan yang menyeramkan. 

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sosok wanita bernama Safitri tersebut beberapa kali menampakkan diri bersama seorang anak kecil. Bahkan, sesekali tampak duduk mengayun-ayunkan kedua kakinya di sebuah pos yang merupakan lokasi brankas seperti dituturkan oleh juru kunci. 

 

Seorang juru kunci pun mengisahkan, Safitri adalah murid sekaligus pengikut setia Nyi Roro Kidul yang berkelana hingga sampai ke daerah tersebut. Karena merasa tempat tersebut cocok, menetaplah dia dan membangun sebuah kerajaan yang dinamakan Kerajaan Safitri, sesuai dengan nama aslinya. Kerajaan Safitri sangat kaya-raya. Tak tanggung-tanggung, ia memiliki bangunan mirip gudang berisikan uang, bongkahan emas, dan perhiasan yang menyilaukan. Bukan hanya penduduk lokal, warga dari luar kota bahkan luar pulau berdatangan untuk melakukan ritual di sana. Macam-macam maksud dan tujuan mereka. Ada yang mencari obat untuk sakit yang telah lama diderita, ada yang sekedar ingin bertemu langsung dengan penunggu tempat tersebut, dan ada juga yang mencari penglaris untuk usahanya atau mencari pesugihan. Tentu saja mereka harus siap mengikuti ritual yang diajarkan oleh juru kunci, dan harud siap dengan segala konsekwensinya. 

Suatu hari, saya mendatangi seorang bapak yang pernah mengalami sendiri kejadian ganjil di sekitar lokasi bank ghaib beberapa bulan lalu. Rumah bapak separuh baya itu sebenarnya agak jauh dari lokasi. Namun, tanggung jawab kerja serta berburu dengan waktu, membuatnya beberapa kali harus melewati jalan dimana lokasi Safitri berada. 

Peristiwa itu terjadi saat pukul tiga pagi. Bapak yang berprofesi sebagai sopir itu bermaksud mengambil mobil rental ke arah Kertosono. Ia menempuh jalan pintas agar lebih cepat sampai ke tujuan sebelum azan Subuh berkumandang. Jalan pintas tersebut melewati kawasan angker kekuasaan Safitri. Saat melintas di daerah yang terkenal wingit itu, sepasang matanya dibuat terpukau dengan kilau perhiasan yang tergeletak di tengah sawah, beberapa dari jalan. Lelaki itu awalnya tidak menyadari dia tengah berada di daerah kekuasaan Safitri. Dipacunya laju sepeda motor lebih mendekat, untuk mengetahui kebenaran akan pandangannya. Setelah dekat, benar adanya. Sebuah kalung berbentuk rantai sebesar jari kelingking orang dewasa. Ia bergegas memarkir motor di pinggir jalan, bermaksud mengambil benda berharga tersebut. Sekilas pikirannya melayang entah kemana. Mau dijual kemana emas itu? mau dibelikan apa? Namun, tiba-tiba diurungkan niatnya itu, teringat akan anak istri. 

"Astaghfirullah, akhirnya saya urungkan niat untuk memungutnya, Mbak. Takut terjadi apa-apa dengan keluarga saya. Saya pun ingat rezeki itu datangnya dari Allah, bukan dari 'mereka' yang meminta imbalan setelahnya," tuturnya kepada saya.

Imbalan yang dimaksud adalah tumbal, yang konon diambil dari salah satu keluarga yang bersangkutan. Dari penuturan bapak satu anak yang tak mau disebutkan namanya itu, seorang warga menceritakan kejadian yang hampir sama. Saat salah satu warga tersebut dalam kebingungan karena  terbelit hutang, malam harinya ia mengaku didatangi oleh seorang yang berpenampilan seperti prajurit. Lelaki berbadan tinggi tegap berkuda itu membawa karung yang langsung diletakkan di depan rumah warga tersebut. Tak tanggung-tanggung, isinya lembaran uang, satu karung penuh! Dengan isyarat tatapan mata dan sebuah anggukan, lelaki misterius itu mempersilahkan warga itu mengambilnya. Beruntung warga tersebut masih memiliki iman yang kuat. Uang sekarung lenyap seketika saat ia sama sekali tidak berniat menyentuhnya.

Itulah jika kita memiliki iman di dada. Godaan sebesar apa pun tak membuat runtuh jiwa. Namun, banyak juga yang mengalami hal sebaliknya. Lembaran uang dan bongkahan emas yang berceceran diambil tanpa berpikir panjang. Menjualnya demi menutup kebutuhan. Alhasil, salah satu keluarga menjadi korban, mendadak meregang nyawa. Entah karena sakit, kecelakaan, atau tiba-tiba meninggal tanpa ada penyebabnya. Konon, tumbal itu dibawa dan dijadikan pengabdi di kerajaan ghaib tersebut. Naudzubillahhimindzalik. 

Sobat Rimis tercinta, dari kisah yang saya tuliskan, bisa kita ambil kesimpulan bahwa 'jika kita memiliki iman yang kuat, tak ada satu pun bujuk rayu setan yang mendekat, jika masih terlena dengan harta melimpah, rezeki tak akan berkah, dan sudah tentu  jauh dari jannah'. Jangan gegabah! Hanya Allah lah Ar-Rozaq. Maha Pemberi Rezeki yang sesungguhnya. 

Lepas dari ini semua, kita harus paham bahwa kekuatan terbesar hanyalah milik Allah Azza Wajalla. 
Wallahu'alam bisshowab.

Tempat Angker