Betulkah Lintang Kemukus Pertanda Buruk?

Lintang Kemukus (dok.kompas.com)

Kemarin malam, ada cahaya melintas di langit Tuban. Masyarakat pun gempar, mereka yakin cahaya itu adalah Lintang Kemukus. Lantas ada perkiraan akan terjadi sesuatu yang buruk. Lintang Kemukus merupakan pertanda datangnya pagebluk, wabah penyakit atau sesuatu yang tidak baik.

Betulkah itu? Atau hanya sebuah mitos yang hidup selama berabad-abad. Bagaimana pun, karena masih banyak yang mempercayai,  mereka menjadi was-was.

Dilihat dari sisi ilmiah, para ahli astronomi meragukan bahwa cahaya itu adalah bintang jatuh. Sebab kalau itu merupakan bintang, maka akan terlihat di bagian dunia lainnya, bukan hanya di langit Tuban. Sedangkan menurut seorang paranormal Jawa Timur, justru Lintang Kemukus kemarin menandai berakhirnya wabah penyakit.

Di dunia Barat, kalau ada bintang jatuh, orang-orang berdoa kepada Tuhan, menyampaikan keinginannya agar dikabulkan. Tidak ada yang menganggap sebagai pertanda buruk.

Sedangkan dalam ajaran agama Islam, keberadaan Bintang di langit mempunyai tiga fungsi, a.l:

1. Penghias langit. Cahaya berkelap-kelip dari bintang-bintang yang ada di langit membuat malam terlihat indah. Mereka seperti taburan intan yang berkilauan. 

2. Penunjuk arah. Pada zaman dahulu, sebelum ditemukan kompas, para pelaut mengandalkan bintang untuk menentukan tujuan. Mereka tahu arah berdasarkan letak bintang-bintang.

3. Tempat malaikat penjaga langit. Di setiap bintang ada malaikat penjaga yang akan mengusir setan, jin-jin jahat yang berusaha mencuri dengar kabar dari langit. Cahaya yang sering terlihat, adalah bola api yang dilemparkan kepada jin-jin tersebut.