Beberapa Peristiwa Tragis yang Terjadi Jumat Tanggal 13

Ilustrasi/Ist

Di dunia barat, hari Jumat tanggal 13 alias Friday the 13th diyakini sebagai hari yang dapat menimbulkan kesialan. Pada 2010, CNBC melaporkan, Stress Management Center and Phobia Institute memprediksi kerugian sekitar Rp 10 triliun-Rp 11,5 triliun setiap Jumat tanggal 13.

Penyebabnya di hari keramat itu, orang takut berbelanja, bepergian, atau menjalankan bisnis. Terlebih sudah banyak peristiwa mengerikan di dunia ini yang juga terjadi di hari Jumat tanggal 13.

Berikut beberapa di antaranya.

 

Pengeboman Istana Buckingham

Seperti dilaporkan New York Daily News, selama Perang Dunia II, pasukan Jerman mengebom Istana Buckingham pada 13 September 1940. Bom-bom itu menghantam istana dan kapel. Lebih menakutkan lagi, raja dan ratu sama-sama berada di kediaman saat penyerangan terjadi.

Meskipun peristiwa itu menimbulkan trauma, Ratu Elizabeth menyatakan dia merasa senang dengan peristiwa tersebut. "Sekarang saya bisa melihat wajah East End," katanya.

 

Pandemi Covid-19

Eks Presiden AS Donald Trump pada 13 Maret 2020 mengumumkan keadaan darurat nasional di negara itu akibat pandemi Covid-19.

 

Kematian Tupac Shakur

Pembunuhan Tupac Shakur adalah salah satu kasus yang belum terpecahkan sampai hari ini. Beberapa sumber mengatakan Shakur dihabisi oleh temannya Suge Knight, sedangkan sumber lain menyebut pembunuh Shakur adalah Christopher Wallace (alias Notorious B.I.G.).

Ada juga yang beranggapan FBI melakukan konspirasi untuk menghilangkan nyawa Shakur guna mengakhiri perseteruan antara East Coast dan West Coast. Namun semua itu baru spekulasi. Faktanya, Shakur ditembak empat kali pada 7 September 1996 di Las Vegas. Enam hari kemudian, tepatnya Jumat 13 September, dia meninggal dunia karena empat peluru yang bersarang di tubuhnya.

 

Anak 13 tahun tersambar petir

Seperti diberitakan Daily Mail, remaja yang tidak disebutkan namanya tersambar petir saat berada di sebuah pertunjukan di Inggris pada 2010. Ia dirawat karena terdapat luka bakar di bagian bahu. Rumah sakit menyatakan dia diperdiksi bisa sepenuhnya pulih.

 

Tenggelamnya kapal Costa Concordia

Kapal Costa Concordia tenggelam pada 13 Januari 2012. Menurut Vanity Fair, kapal itu adalah kapal penumpang terbesar yang pernah karam, hampir dua kali lipat dari jumlah penumpang kapal Titanic. Sebanyak 32 orang meninggal dunia, dan kapten kapal dijatuhi hukuman karena kelalaian pada 2015.

 

Hujan dan banjir di Kansas

Pada 13 Juli 1951, negara bagian Kansas dilanda hujan dengan curah lebih dari 63 sentimeter. Kota Manhattan, Lawrence, dan Topeka paling terdampak, dan lebih dari 2 juta hektar tanah rusak akibat banjir. Badai juga memengaruhi tangki minyak, beberapa tangki terbakar dan meledak. Ada pula penumpang yang terjebak di kereta selama empat hari. Banjir pun mencapai 1,2 meter-2,7 meter. Orang Kansas menyebut peristiwa di hari tersebut sebagai Jumat Hitam atau "Black Friday".

 

Bursa saham anjlok

Di tanggal 13 Oktober 1989, bursa saham anjlok setelah United Airlines tidak jadi diakuisisi oleh sebuah perusahaan. Menurut CNBC, hal ini mengakibatkan indeks Dow menurun tujuh persen, dan S&P 500 merosot enam persen. Intinya, banyak orang yang mengalami kerugian akibat kegagalan akuisisi United Airlines.

 

Pesawat Jatuh dan kanibalisme

Pesawat Uruguayan Flight 571 yang bertolak menuju Cile harus mendarat darurat di pegunungan Andes pada 13 Oktober 1972. Beberapa hari berikutnya, para penumpang yang selamat terpaksa bertahan di badan pesawat dan mengonsumsi daging penumpang yang sudah meninggal. Upaya penyelamatan dihentikan 10 hari setelah kecelakaan pesawat. Namun anehnya, sekitar 72 hari kemudian dua pria memberi tahu aparat bahwa ada 16 orang lain yang selamat dan terperangkap di pegunungan.

 

Kecelakaan pesawat di Rusia

Di hari yang sama dengan kecelakaan pesawat Uruguayan Flight 571, pesawat Aeroflot 217 jatuh saat mencoba mendarat karena cuaca buruk. Seluruh penumpang pesawat Aeroflot 217, 174 orang (termasuk 10 awak pesawat) meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Penyebab kecelakaan tidak pernah diketahui. Beberapa pihak menduga pesawat jatuh karena tersambar petir.

 

Ratusan komputer terkena virus

Pada 13 Januari 1989, sebuah virus komputer melanda Inggris. Seperti diberitakan LA Times, ratusan komputer terkena virus dan file pribadi terhapus akibat virus tersebut. Virus ini juga memperlambat kinerja komputer, namun virus itu tidak terlihat di negara-negara lain.

 

Angin topan Bhola

Badai tersebut resmi berakhir pada 13 November 1970, namun efek badai masih terasa setelahnya. Angin topan Bhola merupakan badai mematikan di Teluk Benggala. Jumlah korban tewas diperkirakan antara 150.000-550.000 jiwa, menurut NBC News. Sementara itu Hurricane Science melaporkan, distrik tertentu di Bangladesh mengalami pengurangan populasi lebih dari 45 persen. Selain mematikan dan menimbulkan kerugian besar, angin topan Bhola juga dianggap sebagai pemicu perang saudara. Pada saat badai, daerah Bangladesh disebut Pakistan Timur. Kesalahan Pakistan dalam mengurus bantuan bencana dinilai sebagai peristiwa besar dalam perjuangan kemerdekaan Bangladesh.

 

Pesawat Swedia hilang

National Geographic melaporkan, sebuah pesawat Swedia menghilang saat terbang di atas Laut Baltik pada 13 Juni 1952. Selama 40 tahun, pemerintah Swedia hanya mengetahui pesawat itu sedang melakukan latihan. Namun, National Geographic melaporkan pada tahun 90-an sebuah kabar menyebutkan anggota kru pesawat berupaya memata-matai Uni Soviet, kendati Swedia tergolong netral selama Perang Dingin. Dari kabar itu, seorang pilot Rusia mengatakan kepada diplomat Swedia bahwa pesawat yang selama ini hilang ternyata sudah ditembak jatuh oleh sang pilot.

 

Kota Buffalo dilanda badai salju aneh

Peristiwa badai salju yang melanda bagian barat New York setinggi 61 sentimeter terjadi dari 12-13 Oktober 2006. Oleh masyarakat setempat, peristiwa ini disebut "October Surprise". Lebih dari 300.000 orang dibiarkan hidup tanpa listrik, dan ribuan pohon tumbang. Gubernur New York lalu menyatakan keadaan darurat untuk wilayah Buffalo.

 

*Diolah dari berbagai sumber