Patah Hati

Pacaran dengan mahluk haluz (sumber: tribun ews.com)

Hutan didekat perumahan penduduk ini sangat lebat pepohonannya, sehingga bila malam hari orang lebih senang tidak melintasinya. Selain gelap, jalanan sulit  dilalui karena rimbunnya pepohonan. Meski sudah membawa senter atau obor, jalanan tetap terasa gelap, apalagi hutan ini terkenal angker, karena penghuninya suka memangsa manusia.

Adalah Broto seorang dukun yang terkenal sakti dan tinggal di perumahan di dekat hutan itu. Broto memilki seorang puteri bernama Ratih yang sudah memiliki pacar bernama Toni.

Suatu hari Broto minta tolong pada Ratih untuk mencari dedaunan di hutan untuk bahan ramuan obat. Dengan ditemani Toni dan kawan-kawannya, Ratih memasuki hutan. Meski mereka berusaha dengan cepat menyelesaikan tugas yang diminta ayahnya, keburu matahari sudah terlanjur kembali ke peraduannya. Pada suasana gelap, rombongan muda-mudi ini diserang sekelompok mahluk halus. Karena kalah banyak, anak manusia ini kalah dan membuat Toni terbunuh. 

Nasib Ratih masih lebih baik, ia berhasil diselamatkan seorang mahluk halus bernama A. A melindungi Ratih dari serbuan teman-temannya dan menyembunyikannya pada sebuah gua. A dengan sabar mencarikan makanan dan minuman untuk Ratih, sehingga pelan-pelan rasa takut Ratih berkurang. Keduanya langsung akrab bermain game melalui ponsel Ratih. Karena kedekatan mereka berdua, lambat laun A merasa jatuh cinta pada Ratih.

Dengan pengalamannya tentang penguasaan hutan, akhirnya A berhasil memulangkan Ratih ke rumahnya. Setibanya di rumah, Ratih baru menyadari bahwa Toni pacarnya telah tewas pada perkelahian di hutan. Ratih sangat bersedih hati dan sangat membenci A. 

Suatu malam, A berniat  mengunjungi Ratih, namun Ratih tidak mau menemuinya, bahkan Ratih mengusirnya. Pulanglah A dengan hati hancur berkeping-keping. A merasa patah hati dengan sikap Ratih.

Melihat puterinya yang selalu bersedih hati, Broto berniat menyerang mahluk halus yang berada di hutan. Setelah melakukan persiapan yang matang pergilah Broto sendirian ke hutan. Broto berhasil mengalahkan banyak mahluk halus, sehingga akhirnya harus berhadapan dengan A yang ternyata tergolong pimpinan mahluk halus di hutan itu. Dalam perkelahian satu lawan satu, ternyata kesaktian Broto tidak mampu mengalahkan A. A bahkan berhasil membuat Broto terpojok dan akan menyesap darah dan otaknya.Sebelum niatnya terlaksana, A melihat bayangan Ratih sehingga A lengah dan memberi kesempatan Broto menghabisi A. Meski harus kalah dan terbunuh, A mati dengan tersenyum karena mati setelah melihat Ratih yang dicintainya.