Di Balik Indahnya Taman Kota

Koleksi pribadi lokasi Taman Kota 1 BSD

Kesan pertama terhadap tempat ini sangatlah nyaman, dipenuhi pohon rindang sehingga cocok untuk bersantai dan berolahraga. Apalagi sungai kecil berair jernih mengalir di tengah-tengah lokasi. Taman Kota 1 BSD Tangerang, seperti itulah orang-orang menyebut. Salah satu landmark terkenal di wilayah Provinsi Banten. Jika hari Minggu dijadikan wisata bagi warga luar maupun dalam daerah.

Aroma dedaunan dan kulit pohon yang basah oleh embun, menyambut saat tiba di gerbang taman. Pria, wanita, dan anak-anak bersuka cita. Ada yang berolahraga bahkan hanya sekedar menikmati keindahan dengan duduk di  bangku yang disediakan pengelola.

Aku merasa aneh melihat di sepanjang taman di pinggiran sungai dibatasi kain putih. Penasaran, menanyakan kepada Wak Ucup--tukang sapu--perihal tersebut yang lugas dijawab. Dulunya di wilayah sungai terdapat pemujaan siluman ular untuk mendapatkan harta dan tentunya tak cuma-cuma. Tumbal manusia sebagai penebusnya, karena dirasa meresahkan. Seorang Kyai sakti berusaha memusnahkannya, tetapi tidak berhasil. Hanya mampu membuat terkukung di sekitar sungai tanpa mampu menyakiti orang lain lagi.

Menurut Wak Ucup pula, hampir setiap malam terdengar rintihan dan tangisan dari sungai dan penjuru taman yang dipercaya adalah roh-roh tumbal siluman ular. Mereka menginginkan terbebas dari belenggu, setidaknya ada tumbal baru untuk menemani. Terbukti setahun sekali ada saja tubuh tak bernyawa ditemukan di sekitar lokasi, walau menurut pihak berwajib itu korban kecelakaan, tetapi warga tahu itu perbuatan Nyi Nilam Sari, sang penunggu wilayah.

Mendengar penjelasan Wak Ucup membuatku bergidik, apalagi saat kuperhatikan foto-foto yang kuambil di taman dan sungai, menangkap sesuatu mengerikan. Sosok-sosok astral  terlihat. Gegas, meninggalkan tempat itu berharap hanya halusinasiku saja.