Hanya Anak Kecil

Hanya Anak Kecil

Sesungguhnya Tria hanyalah anak kecil. Tria mengikuti Widya ke rumahnya. Dia tidak mengerti mengapa papa dan mamanya sangat marah ketika mereka mengetahuinya.

Papa dan mamanya tidak suka jika Widya membawa teman pulang, apalagi sampai menginap. Makanya Widya diam-diam menyembunyikan Tria di kamarnya. Toh, Tria tidak mengganggu siapa pun. Tria bahkan hampir tidak bersuara. Nama Tria adalah pemberian Widya. Wdya yang emmberi nama Tria.

Widya senang dia mempunyai teman bermain. Meski Tria tidak pandai dalam permainan apa pun,tapi tidak buat Widya tidak apa-apa.

Tria tidur bersamanya di tempat tidurnya. Tria lebih baik daripada mainan boneka. Apalagi dia telah menggigit boneka beruang Widya sampai robek di bagian kepala. Tapi Widya tidak marah padanya. Tria tidak tahu apa-apa karena dia masih kecil.

Memang Tria telah menggigitnya, tapi hanya gigitan kecil. Widya yakin Tria tidak sengaja. Ketika orang tuanya tahu, mereka mengusir Tria keluar. Tria menangis, menangis dan menangis.

Widya tidak mengerti mengapa dia tidak voleh berteman dengan Tria. Tria adalah teman baiknya. Dia tidak punya teman lain. Dan Tria hanyalah zombie kecil.

 

Bandung, 22 April 2021

Sumber ilustrasi