Banjir Pertama di Desa

Penjahat (sumber: republica.id)

Ayah Amri bernama Rahmad. Sebelum mendapat gelar mantan napi, dia adalah seorang pengangguran. Namun kesenangannya berjudi dan mabuk-mabukan.

Bila beras dan lauk habis, Ibu Amri sering ngomel dan membuat Rahmad mata gelap. Suatu hari Ibu Amri baru selesai mengomel dan Rahmad segera berinisiatif ingin merampok rumah Haji Udin, orang terkaya di desanya.

Malam itu gelap gulita, bulanpun tak nampak. Bintang-bintangpun serasa enggan berkelip. Seakan semesta mendukung niat jahat Rahmad.

Dengan berbekal masker penutup wajah, karung, senter dan sebilah golok, Rahmad menyatroni rumah Haji Udin. Dengan ilmu sirep yang dikuasainya, Rahmad berhasil membuat seisi rumah Haji Udin tidur lelap. Dengan mengendap-endap Rahmad memasuki rumah Haji Udin, membuka pintu kamarnya dan menemukan lemari tempat penyimpanan uang. Dengan santai Rahmad memindahhan seluruh uang ke dalam karung yang dibawanya.

Segera Rahmad berlari masuk hutan dengan niat bersembunyi. Tapi terasa ingin buang air kecil. Dilihatnya sebuah sumur tua, Dan tanpa berpikir panjang Rahmad menuntaskan hajatnya. Tiba-tiba dia terkejut melihat ribuan semut keluar dari sumur tua itu. Rahmad segera berlari ketakutan kembali ke desanya.

Setelah menyembunyikan karung dan hasil rampokannya, Rahmad segera pergi menemui Pak Lurah. Pak Lurah yang memahami sifat satwa segera memerintahkan warga desanya bersiap mengungsi, karena dikawatirkan akan terjadi banjir.

Rahmad dan isterinya juga ikut mengungsi sambil membawa karungnya. Sialnya dia terpeleset dan isi karung berhamburan keluar. Aparat desa segera meringkusnya karena tidak mungkin Rahmad yang pengangguran memiliki banyak uang.

Akhirnya Rahmad diserahkan kepada polisi dan setelah melalui proses penyidikan dan persidangan, Rahmad dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Hukuman ini terbilang ringan karena Rahmad dipandang berjasa menyelamatkan warga desa dari bencana banjir pertama di desanya. Itulah sebabnya Rahmad kini bergelar mantan napi.

---

Cerita ini spin off dari "Kisah Misteri Kencing di Sumur Tua" karya Aksara Sulastri.

#spinoff