Karena Mistik, Mobil Masuk ke Hutan

Mobil Avanza yang terjebak di hutan (foto: ist)

Boleh jadi, sekarang zaman memang sudah modern. Atau bahkan super modern. Karena semua hal yang tadinya mustahil, kini dengan mudahnya bisa dilakukan atau dirasakan. Namun nyatanya, hal-hal muskil atau yang lazimnya disebut mistik itu, nyatanya kini pun masihlah ada dan bisa terjadi.

Sebuah mobil Avanza yang dinaiki oleh 7 orang penumpang asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat malam 12 Februari 2021 lalu, diberitakan tiba-tiba saja bisa masuk dan terjebak ke dalam hutan dengan sangat anehnya. Jalanan beraspal mulus yang tengah dilewatinya, konon tiba-tiba saja terputus dan berubah menjadi hamparan jurang.

Adalah Enjang Imron (49), penduduk Kampung Ciawi, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, sang sopir yang dengan secara terus terangnya sempat menuturkan cerita pengalaman mistiknya itu.

“Ya, karena jalan yang setahu saya tadinya lurus itu, tampak menjadi sebuah jurang dan tertutupi oleh lapisan salju yang tebal, maka saya pun langsung membelokannya ke kiri. Walau keadaan tak enak semakin menerpa. Namun saya terus saja melaju ke depan. Padahal jalan tambah tak karuan dan gelap gulita” terang Enjang, tatkala menceritakan kronologis kejadiannya.

Menurutnya, bahwa pada hari Jumat pagi itu, ia dan keluarganya sempat berangkat dari Tasikmalaya ke Cirebon dengan menaiki sebuah Mobil Avanza sewaan dan bertujuan hendak menjenguk saudaranya yang sakit. Demi menyingkat waktu, pada saat perjalanan pulang sore harinya, ia pun memilih jalan alternatif melalui Jahim atau Maniis, melewati jalanan arah Tasikmalaya dan Panjalu melalui Majalengka yang masuknya dari pertigaan Cikijing.

Namun nahasnya, ketika tengah melewati jalur yang sebenarnya tinggal lurus tersebut, sebuah kejadian yang tidak diduga dan sungguh di luar nalar itu pun, malah terjadi.

Yaitu, pada saat kendaraan yang dikendarainya itu mulai memasuki jalur alternatif tersebut, sekitar jam 19.30 WIB, tiba-tiba saja kabut yang sangat tebal menghadang. Akibatnya ia kesulitan untuk melihat dan melewati jalanan yang juga tengah diguyur hujan itu. Padahal sebenarnya, ia pun merasa telah sering melewati jalanan itu.

Hingga sebuah keanehan yang tidak terduga pun akhirnya terjadi. Jalanan yang seingatnya sangatlah lurus itu, tampak seperti buntu. Hal yang terlihat hanyalah hamparan tebing dan jurang yang menganga dalam saja. Sehingga dengan segera, ia pun sempat membelokkan mobilnya itu ke kiri.

Dimana, yang dalam pandangannya pada saat itu, sempat tampak adanya sebuah jalan lain yang cukup mulus serta keadaannya pun sangatlah terang. Lantaran tidak adanya kabut, dan bahkan banyak juga kerlipan cahaya-cahaya lampu yang terpancar dari perkampungan. Meskipun sebenarnya, Enjang pun sempat pula merasakan heran dan tidak tahu arah jalanan tersebut. Sebab ia pun sebelumnya, merasa tidak pernah lewat atau bahkan melihatnya.

Konon hingga satu kilometeran saja, Enjang sempat merasakan mulus dan terangnya jalanan itu. Karena setelahnya, jalanan itu kian terasa terjal dan berbatu. Serta keadaannya pun, menjadi semakin gelap dan menyempit. Sehingga ia pun mengaku, sangat kesulitan sekali tatkala melintasinya.

Namun anehnya, perasaan Enjang sebagaimana pengakuannya, malah seperti yang merasakan tenang dan tidak ada sedikit pun prasangka yang buruk. Apalagi sampai merasakan takut. Meski keberadaan rumput ilalang dan pepohonan-pepohonan yang sangat besar-besar pun, sempat pula tampak memagarinya.

Sebab, baik itu pandangan atau pendengaran jarak jauh dan batinnya, malah konon seolah yang sempat menggambarkan, bahwa jalanan itu tidaklah akan rusak dan sempit keseluruhannya. Karena ia pun dengan sangat jelasnya konon sempat melihat dan mendengar, bahwa jauh di depannya itu seperti ada sebuah kampung dan suara-suara keramaian.

Tapi, hingga kurang lebih empat kilometeran kendaraannya itu terus dipacu, ternyata jalanan berbatu itu pun tidak pula berubah. Malahan kian terasa berat dan semakin gelap gulita saja. Karena, selain bebatuannya yang kian terhampar tidak karuan, juga ukurannya sangat besar-besar. Juga, semak belukar dan pepohonannya semakin rapat dan besar-besar. Sehingga dengan terpaksanya, kendaraan pun sempat diberhentikan.

Dan oleh karena merasa jika jalanan yang tengah dilewatinya itu merupakan jalan yang buntu, maka dengan sebisanya Enjang pun sempat mencoba untuk membalikannya. Namun sialnya, ketika mobilnya itu telah berhasil dibelokan guna berbalik arah kembali, mungkin karena sempat melindas sebuah batu yang cukup tajam, salah satu bannya pun terasa seperti ada yang pecah. Sehingga dengan segera ia turun, guna melihat dan menggantikannya.

Hanya, karena melihat posisi mobilnya itu yang kurang pas, maka ia pun sempat kembali naik guna memundurkannya.

Namun konon, sebagaimana yang diceritakannya, bahwa bersamaan dengan itu pun, dengan jelasnya, ia pun malah sempat pula mendengar adanya suara-suara jeritan dan tangisan yang aneh. Seperti suara orang yang meminta tolong.

Dan, ini sungguh sebuah hal yang tidak masuk di akal, namun juga bagi dirinya sangat patut untuk disyukuri, bahwa baru saha mobilnya itu beberapa meter dipundurkan, tiba-tiba saja hujan yang sangat lebat pun turun, tebing yang ada di bagian atas bekas lokasi mobilnya tadi berhenti, terlihat longsor. Hingga tanah dan bebatuan pun sempat menutupi jalanan.

Demi menyadari dan mendapati adanya hal-hal yang aneh seperti itu, maka setelah perasaan menenang, ia pun akhirnya memutuskan untuk memintai bantuan. Yakni dengan cara, mencoba menelepon salah seorang saudaranya yang tinggal di Majalengka.

Hingga singkatnya, setelah kurang lebih tiga jam mereka tertahan di dalam lokasi hutan yang gelap, serta sebelumnya tidaklah diketahui dimana letaknya itu, sekitar pukul 02.00 WIB di tanggal 13 Februari 2021, sejumlah orang dan petugas dari kepolisian pun akhirnya datang. Sehingga mereka pun sempat ditolong. Sehingga terbebas dari serentetan kejadian, yang dipercayainya sebagai ulah dari para sosok makhluk yang gaib itu.

Kawasan Angker

Sementara, dengan mengacu pada sejumlah informasi yang kemudian pun sempat marak tersiar, bahwa konon lokasi Gunung Putri yang ada di kawasan Kampung Maniis, Kecamatan Cigambul, Kabupaten Majalengka dan yang menjadi lokasi dimana Enjang dan rombongannya itu sempat tersesat, sesungguhnya adalah memang merupakan sebuah kawasan gunung yang angker.

Karena, selain peristiwa yang seperti itu bukanlah merupakan hal yang pertama, juga di sana pun banyak cerita mitos dan kisah-kisah misterinya. Yakni seperti, ada yang menyebut bahwa di lokasi Gunung Putri atau jalanan yang melintas di sekitaranya itu, sejak dahulunya banyak sekali cerita-cerita soal adanya penampakan hantu dan sosok-sosok gaibnya. Ada yang berwujudkan orang tua, bocah-bocah kecil serta ular-ular siluman.

Bahkan konon, karena mengaku sempat memergoki adanya penampakan ular besar saat melintas di jalanan pada malam hari, sebuah kendaraan pun dulu sempat ada yang dikabarkan mengalami kecelakaan. Karena sempat merasakan sok atau kaget pada saat memergokinya itu.

Selain itu, ada pula sejumlah orang, khususnya pengendara yang melintas pada malam hari, yang konon malah pada mengaku melihat adanya penampakan gapura dan gerbang pintu istana yang seluruhnya terbuat dari bahan emas. Sehingga sangat tampak terang dan menyilaukan.

Dimana konon, sebagaimana yang sempat diceritakan oleh seorang penduduknya, bahwa itu merupakan penampakan pintu-pintu gaib untuk bisa masuk ke kawasan istana kerajaan gaib. Lantaran konon, memang berada pula di sana itu.

Selain itu, dari sentilan-sentilan cerita yang didapat, bahwa di lokasi sekitaran Gunung Putri ini pun sempat ada juga sosok-sosok usil yang mengganggu atau bahkan suka menjelma. Karena di lokasi dulunya sempat dipakai untuk membuang atau menguburkan para mayat-mayat tidak berdosa yang dibunuh oleh para gerombolan pengacau keamanan atau PKI. Serta juga, pada saat zamannya pembasmian preman-preman dan penembakan misterius, sekitar tahun 1980-an, kawasan ini pun sempat juga dijadikan lokasi penguburan dan penimbunannya.

Lantas, apakah ada kaitannya, peristiwa muskil yang teralami Enjang dan keluarganya itu dengan mereka? Entahlah! Yang jelas, segala apa pun yang terjadi di alam dunia ini, tidaklah lepas dari Takdir dan Kehendak Yang Maha Kuasa. Sehingga, semuanya harus tetap bisa kita imani.**

#ceritamisteri