Misteri Cap Jie Shio

Ilustrasi Tahun Kerbau (sumber foto: pontianak.tribbunnews.com)

Bila di dunia Barat, orang lebih mempercayai ramalan berdasar perbintangan yang dikenal sebagai horoskop (Aries, Taurus, Gemini, Aquarius, Sagitarius, Libra, Pisces, Leo, Cancer, Virgo, Scorpio dan Capricorn). Total ada 12 zodiak. Maka orang Tionghoa lebih mempercayai ramalan berdasar shio. Shio dilambangkan dari binatang yang memenuhi panggilan sang Buddha, ada dua belas binatang yang hadir tepat waktu dan dikenal dengan nama Cap Jie Shio, yakni Tikus, Kerbau, Harimau, Ayam, Anjing, Babi, Kuda, Kambing, Monyet, Kelinci, Naga dan Ular. Ke dua belas shio ini masih dibagi lagi berdasar elemen air, logam, tanah dan kayu.

Tahun 2020 atau 2571 Imlek adalah shio Tikus, sedangkan tahun 2021 atau 2572 Imlek adakah shio Kerbau. Secara imajiner dapat kita petik komunikasi antara Tikus dan Kerbau.

Hari ini adalah hari terakhir bagi sang Tikus, dengan sedih sang Tikus menatap sang Kerbau karena dia harus meninggalkan dunia yang penuh penderitaan akibat pandemi Covid-19 dan resesi perekonomian.

“Kerbau, maafkan daku, karena aku harus meninggalkan padamu dunia yang sedang kacau dan berduka, tahun lalu telah berjangkit pandemi Covid-19 yang belum ada obatnya, meski vaksin sudah ditemukan dan sudah mulai dilakukan vaksinasi di beberapa negara, masih belum diketahui, kapan pandemi ini benar-benar sirna. Jadi engkau akan mengalami beban berat pada tahun yang kau emban”.

Dengan tersenyum sang Kerbau menjawab : “Terima kasih Tikus, meski dunia sedang gundah, namun engkau sudah menananmkan banyak hal pada manusia. Kini mereka lebih terbiasa menjaga kebersihan dengan menerapkan 3 M bila sedang beraktivitas di luar rumah, seperti selalu memakai masker, selalu menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Manusia juga sudah pandai meningkatkan imunitas tubuh dengan banyak mengkonsumsi sayuran, buah-buahan dan vitamin, rain berolahraga dan selalu bergembira. Memang tahun ini manusia harus bekerja keras agar dapat lolos dari resesi perekonomian. Namun berkat dasar-dasar yang sudah kau siapkan tahun lalu, aku yakin manusia dapat melampaui tahun ini dengan baik. Pergilah meninggalkan dunia tanpa ragu dan bimbang, biarlah aku memandu manusia untuk terus Kerja, Kerja dan Kerja seperti semboyan Presiden RI Joko Widodo, karena manusia mesti bekerja lebih keras dari sebelas tahun sebelumnya. Aku sangat yakin dan percaya diri dapat mengantarkan manusia pada tujuan hidupnya yang baik.”

Tikus mulai dapat tersenyum, dan berkata: “Terima kasih Kerbau, semoga kehadiranmu menggantikan aku, mampu membuat dunia lebih baik dan bersinar.”

Benarkah terjadi dialog seperti ini ? Biarlah semua ini tetap menjadi misteri alam semesta. Mari kita masuki bersama Tahun 2572 Imlek dengan shio Kerbau Logam yang melambangkan kerja keras. Selamat Tahun Baru Imlek 2572, Sien Coen Kiong Hie.